Praha

Kali kedua ke Praha, tak menemui Kafka, tapi Smetana, di tepi Vltava. 8 tahun lalu ruang dibuka oleh Kafka yang merindu rumah. 8 tahun kemudian iringan Smetana memenuhi jiwa. Dan Praha tetap menjadi ensemble klasik, paduan harmonis budaya dan manusianya. Kafka dan Smetana di tepian Vltava, yang membelah Praha. (Bayreuth, November 2003 – Bayreuth, November 2011)

Advertisements

5 Gedanken zu „Praha

  1. memang benar ya berarti kata orang-orang yang pernah ke eropa khususnya Praha,kalo Praha itu cantik dan penuh misteri,bak Si cantik yang penuh misteri ya teh ? :D

    • Untuk saat ini saya memang lebih tertarik dan suka pada Eropa (karena belum pernah ke Amrik, Australia dan Afrika, hehehe). Eropa agak ke Timur juga selalu menarik perhatian saya. Salah satunya Praha :)

Kommentar verfassen

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s