Hektik dan …

… curhat sedikit. Setelah sekian lama tak menulis. Kesibukan tak kunjung henti, hingga badan pun akhirnya sakit. Akibatnya ada beberapa janji yang belum terpenuhi. Terutama janji menulis pada ibu yang baik juga pada si pemilik blog mungil :) Maafkan ya, karena badan tak kuasa menolak, ketika demam ingin ikut bersaing dengan sakit kepala. Pun pilek dan batuk yang tak juga mereda. Sementara itu pekerjaan malah bertambah. Tiba-tiba saja jadi pesohor dadakan. Padahal maksud hati ingin menulis dan beristirahat. Sudah berusaha menolak-nolak, eh, malah semakin dipaksa. Akhirnya sebagian dilakukan dengan setengah-setengah, sisanya dikerjakan dengan bahagia dan senang. Menulis jadi terlupakan.

Hmm, tampaknya itu semua hanya alasan. Untuk kemalasan yang dirasionalkan :)

Namun, ada satu yang mengharu biru. Sudah lebih dari tiga minggu berlalu dia kudiamkan begitu. Karena perut sudah diultimatum untuk tidak menerimanya dulu. Tiga minggu lebih tanpa teh yang membuat rindu. Hanya bisa kuperhatikan dengan sendu, tanpa bisa kuteguk. Ini mimpi buruk! Sementara itu aku harus sabar dulu. Untuk kemudian bangun dan minum teh itu. Hai, aku betul-betul haus dan rindu! :)