<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Kommentare zu From This Moment</title>
	<atom:link href="http://dianekawati.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dianekawati.wordpress.com</link>
	<description>"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum"</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Nov 2009 23:56:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Kommentare von dian zu Meracik Rasa dan Cinta</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/31/meracik-rasa-dan-cinta/#comment-3837</link>
		<dc:creator>dian</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:56:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=356#comment-3837</guid>
		<description>yah...mau gimana lagi, jeng...it&#039;s about time. juga memasak :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah&#8230;mau gimana lagi, jeng&#8230;it&#8217;s about time. juga memasak :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von Winda zu Meracik Rasa dan Cinta</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/31/meracik-rasa-dan-cinta/#comment-3836</link>
		<dc:creator>Winda</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 10:02:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=356#comment-3836</guid>
		<description>Yang aku tau, rasa cinta bisa membuat aku mau memasak....hiks2...
btw, udah lupa gimana rasanya kalau cinta tidak berbalas....yang masih sangat terasa, kalau cinta berbalas tapi waktu &#039;tidak berbalas&#039;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang aku tau, rasa cinta bisa membuat aku mau memasak&#8230;.hiks2&#8230;<br />
btw, udah lupa gimana rasanya kalau cinta tidak berbalas&#8230;.yang masih sangat terasa, kalau cinta berbalas tapi waktu &#8216;tidak berbalas&#8217;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von ros's m. philo zu Diabolisme dan Satanisme</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2007/04/21/diabolisme-dan-satanisme/#comment-3835</link>
		<dc:creator>ros's m. philo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 13:43:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/2007/04/21/diabolisme-dan-satanisme/#comment-3835</guid>
		<description>your blog is nice. pliss jln2 ke blogQ</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>your blog is nice. pliss jln2 ke blogQ</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von dian zu Budaya Komunikasi &#8211; Komunikasi Budaya?</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/25/budaya-komunikasi-komunikasi-budaya/#comment-3834</link>
		<dc:creator>dian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 06:56:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=354#comment-3834</guid>
		<description>Iya, las, menarik melihat budaya &quot;makanan&quot; ini. Mungkin karena konsep &quot;serving&quot; dan makna makanan yang berbeda di tiap budaya ya. karena kalau dilihat, di sini, kalau kita diundang privat, &quot;serving makanan&quot; mereka juga cukup istimewa. tapi dalam lingkup sosial, lebih longgar. di kita kan ngga, makanan = serving = menghargai/menghormati orang lain = menghargai diri sendiri. Beda konsep, dan keduanya menurutku ada bagus ada ngganya. Wah, bisa bahas panjang soal ini, nih. Btw, aku coba menelfonmu kemarin, tapi kok salah ya?! Salah nomor mungkin ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya, las, menarik melihat budaya &#8222;makanan&#8220; ini. Mungkin karena konsep &#8222;serving&#8220; dan makna makanan yang berbeda di tiap budaya ya. karena kalau dilihat, di sini, kalau kita diundang privat, &#8222;serving makanan&#8220; mereka juga cukup istimewa. tapi dalam lingkup sosial, lebih longgar. di kita kan ngga, makanan = serving = menghargai/menghormati orang lain = menghargai diri sendiri. Beda konsep, dan keduanya menurutku ada bagus ada ngganya. Wah, bisa bahas panjang soal ini, nih. Btw, aku coba menelfonmu kemarin, tapi kok salah ya?! Salah nomor mungkin ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von lastari zu Budaya Komunikasi &#8211; Komunikasi Budaya?</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/25/budaya-komunikasi-komunikasi-budaya/#comment-3833</link>
		<dc:creator>lastari</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 02:19:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=354#comment-3833</guid>
		<description>ini comment buat budaya &quot;makanan&quot; nih. Saya juga perhatikan kalau ada acara ultah anak bule sini, biasanya makanan itu kok nomor kesekian ya. Yang ada biasanya cuma sausage roll, pizza, crackers and dips, yang seringnya dibeli dari supermarket. Dan porsinya gak banyak, sehingga kita yang ibu-ibu tahu diri enggak ikutan makan. tapi kalau orang indo atau orang asia in general, wah...makanan dibuat sendiri dengan penuh kasih sayang dan berlimpah-limpah, sampai-sampai kita yang tua-tua bisa makan sampai kekenyangan. Dan kalau kebetulan ada orang bule. mereka ikutan asik juga menikmati makanan kita. memang lain ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini comment buat budaya &#8222;makanan&#8220; nih. Saya juga perhatikan kalau ada acara ultah anak bule sini, biasanya makanan itu kok nomor kesekian ya. Yang ada biasanya cuma sausage roll, pizza, crackers and dips, yang seringnya dibeli dari supermarket. Dan porsinya gak banyak, sehingga kita yang ibu-ibu tahu diri enggak ikutan makan. tapi kalau orang indo atau orang asia in general, wah&#8230;makanan dibuat sendiri dengan penuh kasih sayang dan berlimpah-limpah, sampai-sampai kita yang tua-tua bisa makan sampai kekenyangan. Dan kalau kebetulan ada orang bule. mereka ikutan asik juga menikmati makanan kita. memang lain ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von rachela02 zu Egois</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2006/03/30/egois/#comment-3831</link>
		<dc:creator>rachela02</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 13:33:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://dianekawati.wordpress.com/2006/03/30/egois/#comment-3831</guid>
		<description>namanya juga manusia dan bukan malaikat.. bergaul dengan manusia... dan hidup d dunia berisi manusia.... i love ur writing.... full of inspiration</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>namanya juga manusia dan bukan malaikat.. bergaul dengan manusia&#8230; dan hidup d dunia berisi manusia&#8230;. i love ur writing&#8230;. full of inspiration</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von enggar zu Memanusiakan Manusia</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/14/memanusiakan-manusia/#comment-3830</link>
		<dc:creator>enggar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 11:36:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=346#comment-3830</guid>
		<description>Mudah-mudahan Indonesia kelak bisa seperti itu ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mudah-mudahan Indonesia kelak bisa seperti itu ya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von Dian zu H +7</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/08/h-7/#comment-3829</link>
		<dc:creator>Dian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 06:39:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=338#comment-3829</guid>
		<description>hehehe, yuk, mari ke sini, ikutan nonton ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe, yuk, mari ke sini, ikutan nonton ;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von Dian zu H +7</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/08/h-7/#comment-3828</link>
		<dc:creator>Dian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 06:37:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=338#comment-3828</guid>
		<description>Amiin...hei, miss you sooooooo...much. apalagi kalau kamu di bayreuth dan kita ngobrol lagi di hofgarten :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Amiin&#8230;hei, miss you sooooooo&#8230;much. apalagi kalau kamu di bayreuth dan kita ngobrol lagi di hofgarten :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Kommentare von Lia Merdekawaty zu H +7</title>
		<link>http://dianekawati.wordpress.com/2009/10/08/h-7/#comment-3827</link>
		<dc:creator>Lia Merdekawaty</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 15:46:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dianekawati.wordpress.com/?p=338#comment-3827</guid>
		<description>ibuuuuu La Petit Prince?!
tidakkkkk...sirik..sirik..sirik..T.T</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ibuuuuu La Petit Prince?!<br />
tidakkkkk&#8230;sirik..sirik..sirik..T.T</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
