Proses keluar masuk teritorial asing ini memang selalu menjadi pengalaman yang menarik. Urusan di dalamnya, berhadapan dengan orang-orangnya, plus memerhatikan orang-orang yang berurusan dengannya membuat proses menunggu –yang kadang berakhir tak sesuai rencana dan keinginan- jadi lumayan tidak membosankan.
Jadi, setelah penasaran (campur heran) karena saya merasa tidak mendapatkan informasi yang saya inginkan dari website kedutaan [...]
Archiv für die Kategorie ‘Reise’
Malaysia #4
Veröffentlicht in Reise am Dezember 12, 2007 | 4 Kommentare »
Hujan benar-benar tak berhenti. Saat kami beranjak pergi meninggalkan appartement pun hujan masih turun. Rencana kami hari itu adalah Kuala Lumpur. Beli sedikit oleh-oleh. Tujuan utama saya sih hanya dua: Kinokuniya dan Starbucks. Yang lain, kalau sempat.
Rombongan berpisah di KL Sentral. Sebagian langsung menuju Sungei Wang, sebagian lagi ke KLCC menuju Kinokuniya. Ani, Iqbal, [...]
Malaysia #3
Veröffentlicht in Reise am Dezember 11, 2007 | 3 Kommentare »
Hari ketiga, kami agak sedikit santai. Saking santainya, Pak Azhali yang menjemput kami harus menunggu dulu sampai kami siap. Kami kemudian langsung diantar ke Marriot. Perhatian, hari ini tidak bisa bolos, karena jadwal presentasi Iqbal adalah hari ini sesi terakhir sebelum penutupan.
Kepagian kami tiba di Marriot, panitia penyelenggara pun belum datang. ”Terpesona” pada arsitektur [...]
Malaysia #2
Veröffentlicht in Reise am Dezember 9, 2007 | 6 Kommentare »
Jam 8 kurang, Pak Azhali dari pihak Fakulti sudah menjemput kami, lalu kami dibawa dulu ke Fakulti, karena Iqbal masih harus mencetak dan memperbanyak makalahnya. Merry sudah ada di sana dan menemani kami. Ada tema yang serius yang dia bicarakan dengan saya, yaitu tawaran menjadi pengajar tetap di Jabatan Bahasa Jerman Fakulti Bahasa Moden UPM. [...]
Malaysia #1
Veröffentlicht in Reise am Dezember 8, 2007 | 4 Kommentare »
Perjalanan minggu ini mengunjungi negeri jiran. Dalam rangka ikut seminar psikolinguistik internasional yang diselenggarakan Universiti Putera Malaysia. Rombongan dari Bandung 6 orang. Yang ikut seminar hanya 3, sisanya jalan-jalan. Berangkat dini hari pukul 00.30 memakai Primajasa dan diisi dengan obrolan tentang diferensiasi emosi marah, kesal, sedih, dsb. Dih, subuh subuh gitu lho. Hehe. Tak apa [...]
Bandung City Walk #1
Veröffentlicht in Reise am Mai 26, 2007 | 6 Kommentare »
Atas usul mahasiswa, maka perkuliahan terakhir „Deutsch für Tourismus“ kami laksanakan dengan melakukan wisata sejarah menyusuri jalan-jalan di Kota Bandung. Dengan berjalan kaki tentu saja. Tidak seperti kebanyakan wisata sejarah Bandung yang dimulai dari gedung pusat pemerintahan seperti Balai Kota atau Gedung Sate, kami memulainya dari Hotel Preanger. Alasan utama adalah karena mata kuliah ini [...]
Kafka
Veröffentlicht in Person, Reise am März 11, 2007 | 2 Kommentare »
“Menschen werden schlecht und schuldig, weil sie reden und handeln, ohne die Folgen ihrer Worte und Taten vorauszusehen.” (Kafka)
Saya jadi teringat Kafka. Bukan karena cerpen ”Heimkehr”-nya saya jadikan salah satu bahan untuk mata kuliah penerjemahan. Hanya, tiba-tiba saja saya jadi teringat Kafka. Bukan pula karena ”Der Prozess”-nya sedemikian gelap. Saya hanya tiba-tiba teringat pada [...]
Djokdja #2
Veröffentlicht in Reise am März 6, 2007 | Keine Kommentare »
Borobudur adalah tujuan saya pagi itu. Sengaja saya berangkat pagi-pagi sekali, karena takut hujan turun menjelang siang dan saya tidak ingin bertemu terlalu banyak orang di sana. Langit mendung sejak pagi. Jalanan di hari Sabtu pagi itu pun sepi, tapi saya tetap bersemangat pergi. Di kejauhan, Merapi tampak mengepulkan asapnya.
Borobudur memang sepi, walaupun sudah dibuka [...]
Djokdja #1
Veröffentlicht in Reise am März 5, 2007 | 2 Kommentare »
Setelah dua minggu terkena “emotionally collaps”, Jogja tetap menjadi pilihan menarik untuk sekedar menenangkan diri sejenak. Untuk kesekian kalinya, jadilah akhir pekan kemarin saya berangkat ke sana. Ke bagian diri yang pernah saya tolak habis-habisan. Namun, diri adalah diri. Tak bisa saya lepaskan satu dari yang lain. Dan Jogja memang tak pernah membiarkan saya lepas [...]
Jakarta
Veröffentlicht in Alltag, Personal, Reise am Februar 28, 2007 | 4 Kommentare »
Saya tidak pernah suka Jakarta. Jangan tanya alasannya, karena bisa banyak saya ciptakan. Tentu saja saya tidak bisa menghindar darinya. Untuk urusan macam-macam misalnya. Jika tak terlalu penting, saya selalu usahakan untuk segera pulang di hari yang sama. Lima hari adalah waktu terlama. Cuma lima belas menit pun pernah. Datang hanya untuk sebuah urusan, kemudian [...]