Dian Ekawati. Perempuan. Aquarius sejati. Pencinta teh dan warna hijau. Tapi sudah hampir dua tahun lebih tidak minum teh dan hanya punya dua baju berwarna hijau. (Tidak) berumah di manapun. Namun, masih menjadikan Bandung kota tercintanya, walaupun juga sangat betah tinggal di Bayreuth. Senang berada di depan kelas bersama mahasiswanya, sekaligus juga menikmati duduk di kelas menjadi mahasiswa. Buku, bahasa, internet, percakapan, budaya, terjemahan membuatnya terpana, seperti juga musik, lukisan, teater, tari, dan sastra. Pencinta musim gugur yang magis dan romantis, tetapi selalu rindu pada salju dan daun serta bunga di musim semi. Lebih suka udara dingin dibandingkan panas, tetapi mensyukuri hangatnya matahari. Senang bertemu orang, namun lebih menikmati duduk sendirian di kamarnya yang nyaman. Senang bicara, namun menulis membuatnya betah duduk berjam-jam. Senang membaca, tetapi lebih senang memasak, walaupun tidak terlalu suka memakannya. Senang berkhayal dan merencanakan masa depan, namun masih sering sulit lepas dari masa lalu. Dian Ekawati, sedang berusaha terus belajar menghargai, menikmati, dan menjalani hari ini.
Its inspired me…. that’s the suitable word for this Blog, I just found it by accidentally. Keep posting !! trust me I will read it all. FYI: I’ve printed out of your article and read it more relax at home, as you might know we have limited time if we read all your blog in office.
Alles Gute und warme gruesse aus semarang
Ayub Darmawan
Netter Blog… Ziemlich Eindrucksvoll, die Reihe von Themen Sie blog darüber zu sehen.
herzlichen Dank :)
Liebe Dian,
bin durch einen Zufall auf deine Seite gekommen.
Wie geht’s dir?
Das Bild von der Brücke im Hofgarten ist so schön, da kommen viele Erinnerungen hoch. Fast so malerisch wie die Japanische Brücke bei Monet.
Ganz viele Grüße aus London,
Aïsha
Aisha! was für eine Überraschung! Ja, so viele schöne Erinnerungen in Bayreuth. Deswegen habe ich paar Bilder von in meine Seite hochladen. Mir geht’s gut. Alhamdulillah. Und wie geht’s Dir so? Du bist bestimmt sehr beschäftigt mit deinem Studium. Langsam wird es zu Ende, oder? Hoffentlich läuft alles gut. Vermisse dich sehr……..:)
Dian, pa kabar? Aneh dan lucu, saya ketemu situs kamu melalui pencarian ttg sga !!
Bu Lila….freut mich! Hehehe, du weisst ja genau, dass ich immer noch ein Fans von SGA :)
kayaknya aku tahu ni ibu. ato kali-kali aja sama namanya. dulu aku pernah sebangku dengan anak berambut panjang, kurus, manis, pinternya ampun-ampun dan aku masih inget dulu pernah ni anak gambar sesuatu kayak-kayak pigura gitu. pinggirnya warna merah selangnya putih, aku tawarin untuk menggambar isi dari pigura tersebut. tahu-tahu dia selesaikan gbr nya eh dia gambar amplop ternyata (ni anak inget apa gak yah) . tapi aku punya pengalaman pahit ma dia, dulu waktu sd ada gosip dia pinternya karena pake mantra jd aku ikut terhasut trus aku agak2 iri gitu. ternyata… ni anak pinternya alami.
masih inget gak dia yah ama temen sebangku kelas 6 sd dulu.
hi bu… ah aku melihat lihat sedikit dan agak gatal lihat bahasa jerman bertebaran yang tidak dimengerti hehehe
tadi namanya Republik Kuliner :D
ya ya kita jumpa lagi minggu depan ^_^
Terima kasih atas kunjungannya ke Blog saya. Silakan kontak saya di arman@kupalima.com. Saya sudah mulai kelelahan juga riset di bidang teknologi bahasa, sulit cari partner ahli linguistik murni. Saya tunggu.
Salam dari kampus Ganesha
Arry Akhmad Arman
Hehehe… setelah sekian lama blogku aku sembunyikan, akhirnya ketahuan juga dech… maaf, maklum gak pede kalo harus terbaca oleh teh didi yang lebih senior dalam dunia bloging…. Jangan diketawa-in ya teh didi, namanya juga masih belajar hiks. btw aku ini pembaca gelap yang setia baca blogmu lho. sampai cerita kita pelatihan juga udah aku baca hehehehe… blog teh didi keren bangeeet! tapi, tentu karena penulis dan segala pemikirannya yang juga kereen… Salut!
Hehehe… setelah sekian lama blogku aku sembunyikan, akhirnya ketahuan juga dech… maaf, maklum gak pede kalo harus terbaca oleh teh didi yang lebih senior dalam dunia bloging…. Jangan diketawa-in ya teh didi, namanya juga masih belajar hiks. btw aku ini pembaca gelap yang setia baca blogmu lho. sampai cerita kita pelatihan juga udah aku baca hehehehe… blog teh didi keren bangeeet! tapi, tentu karena penulis dan segala pemikirannya yang juga kereen… Salut! (Aku juga izin nge-link blog teh didi ya…)
@ nani: huuu….neng nani suka merendah begitu deh :p pembaca gelap…hayooo…mendingan yang terang terang aja ah ;)
waaaaaoooooww…aku menemukan blog ini gak sengaja ternyata bertebaran bahasa jermaaan!!! haduhh… ich liebe deutsch! :) sedih bgt skr dah banyak yang lupa..padahal dulu di kuliah dah sampai themen neu 3 awal-awal huks…:( bahasa tu memang harus dipakai ya mbak..kalo enggak ilang kayak gini deh…
:) danke fürs Vorbeikommen :)
Dian, makasih atas tulisannya. memberi inspirasi dan mengandung banyak kepedulian. Will be your avid reader from now on
@ Lasta: ada lastariiiiiiiiiiiiiiiiii !!!! makasih sudah mampir :) bikin blog yuk, Las (hehe, malah ajak-ajak)
Boleh deh.. Judul blognya resep-resep 4 sehat 5 sempurna. hihi..
@ Lasta: kenapa ngga? ;)
Dear Dian;
Menarik sekali ide-ide Dian;
kami akan berterimakasih jika Dian bisa ikut menjadi guru bagi banyak orang di http://masterclass.socoguru.org/ terutama pelajaran untuk anak2 smp
salam
Yohanes
sorry lewat sini. nomor hp kamu berapa ya
kirim sms singkat ke hp saya 0412585671 :)
Ibu Dosen Dian…..baru baca nih blog-nya, keren euy…
Nggak nyangka, Dian yang dulu suka ke kampus bareng and nongkrong makan rujak di bawah pohon, terus ngerumpi di kost-an Jatinangor…sudah jadi orang besar. I’m happy to see you again, even only on internet hehehe..:-))
Jangan lupa ama temen lama mu ini ya….Wish you all the best.
jeng risna…teman makan rujak dan ngerumpi di kost-an. kangen banget iiihh….eh, aku mah masih jadi orang kecil, neng :p
mbak dian, punya twitter account ndak? would like to hear also your tweet…
thanks mbak dian!
ada. tapi ngga diaktivkan :)
Uber mich-nya hampir sama…hehehehe bedanya adalah saya suka warna oranye dan bintang saya Capricorn. Always love to read your post..:)
danke, devi, fürs vorbeischauen :-)
selamat pagi mbak dian….
saya echyn,saya sering membaca blog anda dan isinya menurut saya sangat inspiratif.
awalnya saya membaca tentang anda,pada saat mencari drama berjudul “guci yang pecah” yang di pentaskan di teater UI. saya sangat tertarik dan saya ingin meminta tolong,apakah anda bisa mengirimkan naskah drama “guci yang pecah” untuk saya?
terima kasih sebelumya…
Selamat pagi, Mbak Echyn.
terima kasih sudah mampir dan membaca blog saya. Semoga ada yang bisa berguna. Mengenai terjemahan “Guci yang Pecah”, saya menerjemahkannya untuk disertasi teman saya dan karena itu profesional (dalam artian dibayar) maka hak sudah ada di tangannya. Jadi naskah terjemahannya sayang sekali tidak bisa saya berikan kepada yang lain. Mohon maaf ya, Mbak. Kalau saya tidak salah, di Goethe Institut Jakarta dan Bandung ada versi adaptasinya. Sudah dibuat dalam Bahasa Indonesia kalau tidak salah oleh Suyatna Anirun. Mungkin bisa dicoba ditanya ke sana.
Salam, Dian