Lelaki itu naik ke atas meja. Membaringkan tubuhnya di meja yang hanya seluas meja tulis biasa. Menggeliatkan badannya. Menguap. Merentangkan tangan. Menarik tubuhnya. Membungkuk. Menggeliat lagi. Menguap lagi. Menggaruk-garuk kepalanya. Memeluk lututnya. Dan semua gerakan menjadi sangat terlihat indah. Kegiatan sewajar-wajarnya kegiatan yang juga dilakukan oleh kita semua. Mungkin pada setiap harinya. Dan kita tidak [...]
Archiv für April 2009
Maka Menarilah
Veröffentlicht in Alltag, Leben, Opini, Personal am April 25, 2009 | 1 Kommentar »
Homo Necans
Veröffentlicht in Alltag, Leben, Opini, Personal am April 9, 2009 | 3 Kommentare »
Kebuasan dan kepuasan metafisis manusia. Ada kepuasan dalam kebuasan. Ada kebutuhan untuk menyakiti dan disakiti. Sado masokis? Begitukah manusia? Disadari atau tidak, rasanya ada benarnya juga. Termasuk pandangan bahwa diri menjadi ada dan berarti saat menyakiti (atau disakiti). Dalam bentuk apapun. Tersurat atau tersirat. Manusia adalah makhluk pembunuh, pemangsa, dan penyerang. Instingtif. Bahkan bisa lebih [...]