Gerombolan pria muda berbondong-bondong menuju lapangan, mengusung bendera berlambangkan tulisan berbentuk kupu-kupu, gambar berubah cepat ke animasi kepala sekaligus wajah bulat telur, bergerak cepat lagi ke gambar wanita-wanita dengan tubuh meliuk-liuk, seorang wanita muda duduk memegang kertas dengan tanda „?“ yang besar. Di belakangnya ada kertas-kertas dengan simbol-simbol bahasa isyarat. Didominasi dengan musik-musik keras milik [...]
Archiv für März 2009
Generasi Biru
Veröffentlicht in Musik, Opini am März 29, 2009 | Kommentar schreiben »
Homo Economicus
Veröffentlicht in Alltag, Leben, Opini am März 21, 2009 | 1 Kommentar »
Baru pada pertemuan kemarin saya merasa tidak bisa mengikuti tema kuliah yang diberikan. Homo Economicus. Entah karena memang bahasannya cukup sulit dan teknis, atau sayanya saja yang memang ngga mudeng. „Tetangga“ sebelah saya duduk pun mengatakan hal yang sama. Maklum, kami –saya khususnya- masih belum sampai taraf bisa mencerna bahasa para filsuf yang benar-benar filsafat. [...]
Homo Faber
Veröffentlicht in Leben, Opini am März 14, 2009 | Kommentar schreiben »
„Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain“. Untuk saya rasanya tepat juga jika manusia memang disebut makhluk yang bekerja. Sang pe(ng)rajin. Homo Faber. „Manusia Tukang” menurut Prof. Alex Lanur. Bekerja menjadi tanda kemanusiaan manusia. Bekerja untuk memanusiakan manusia. Bekerja pula yang membedakannya dengan makhluk lain. Manusia bebas bekerja [...]
Zoon Logon Echon
Veröffentlicht in Leben, Opini am März 7, 2009 | 3 Kommentare »
Unik. Manusia adalah binatang yang bernalar: Animal Rationale. Makhluk yang dengan keterbatasan fisiknya menggunakan nalar untuk mekanisme pertahanan dirinya. Makhluk yang dengan fenomena „kesadaran“nya memungkinkan dia sadar bahwa dia sadar, memungkinkannya berpikir tentang berpikir, dan membuat tafsiran atas tafsiran. Iseng betul. Dengan „keisengannya“ itu manusia membuat konsep-konsep abstrak berlapis-lapis, abstraksi atas abstraksi, makna atas makna: [...]