Dan saya „ketar ketir“ takut terkena ayunan bongkahan besar batu cadas yang dengan bebas berayun ke depan ke belakang. Dan saya meringis lalu menarik dan mengerutkan badan, takut batu-batu yang berayun itu menimpa sosok-sosok berkepala plontos dengan topeng yang penuh ekspresi ketakutan. Dan saya menghela nafas saat sosok sosok itu menghindari ayunan batu-batu.
Batu batu besar [...]
Weblog-Archiv für 20. Juli 2007
Batu Batu „Merah Bolong“
Veröffentlicht in Alltag, Literatur am Juli 20, 2007 | Kommentar schreiben »