Veröffentlicht in Personal am März 30, 2007 | 2 Kommentare »
Siempre que te pregunto
que como, cuando y donde
tu siempre me respondes
Quizas, Quizas, Quizas
Y asi pasan los dias
y yo desesperado,y Tu,Tu contestando
Quizas,Quizas,Quizas,
Estas perdiendo el tiempo, pensando, pensando
Por lo que mas Tu quieras
hasta cuando, hasta cuando
Y asi pasan los dias, y yo desesperado
y Tu,Tu contestando
Quizas, Quizas, Quizas.
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Alltag am März 17, 2007 | 5 Kommentare »
Judul di atas tidak seprovokatif judul yang tertera di brosur: “Skeptisisme/Nihilisme/Fatalisme/Atheisme”. Dan Pak Bambang Sugiharto menyajikan kuliah pembuka Extension Course Filsafat dan Budaya di Unpar ini dengan sangat sangat menarik. Khas Pak Bambang. Kalimatnya runut dan mudah dimengerti, dengan selera humor yang juga tinggi. Lihat saja di brosur “Ucapan Selamat Datang”, Karl Jaspers dan Nietzsche [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Person, Personal am März 14, 2007 | Keine Kommentare »
Dering telefon jam 23 semalam, mengingatkan saya pada sosok tua berwajah bening dan teduh. Sosoknya kecil dan tubuhnya beberapa tahun terakhir ini semakin membungkuk. Hampir menyentuh tanah, kata ibu saya. Sudah tak bisa apa-apa lagi, kata bapak saya.
Terbungkuk-bungkuk berjalan pelahan beliau kunjungi rumah kami setiap hari Minggu pagi. Saat kami masih jadi tetangganya di [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Person, Reise am März 11, 2007 | 2 Kommentare »
“Menschen werden schlecht und schuldig, weil sie reden und handeln, ohne die Folgen ihrer Worte und Taten vorauszusehen.” (Kafka)
Saya jadi teringat Kafka. Bukan karena cerpen ”Heimkehr”-nya saya jadikan salah satu bahan untuk mata kuliah penerjemahan. Hanya, tiba-tiba saja saya jadi teringat Kafka. Bukan pula karena ”Der Prozess”-nya sedemikian gelap. Saya hanya tiba-tiba teringat pada [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Uncategorized am März 7, 2007 | Keine Kommentare »
Dan pagi ini, sebelum saya memulai hidup, tampil di layar kaca:
Jogja lagi.
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Reise am März 6, 2007 | Keine Kommentare »
Borobudur adalah tujuan saya pagi itu. Sengaja saya berangkat pagi-pagi sekali, karena takut hujan turun menjelang siang dan saya tidak ingin bertemu terlalu banyak orang di sana. Langit mendung sejak pagi. Jalanan di hari Sabtu pagi itu pun sepi, tapi saya tetap bersemangat pergi. Di kejauhan, Merapi tampak mengepulkan asapnya.
Borobudur memang sepi, walaupun sudah dibuka [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Reise am März 5, 2007 | 2 Kommentare »
Setelah dua minggu terkena “emotionally collaps”, Jogja tetap menjadi pilihan menarik untuk sekedar menenangkan diri sejenak. Untuk kesekian kalinya, jadilah akhir pekan kemarin saya berangkat ke sana. Ke bagian diri yang pernah saya tolak habis-habisan. Namun, diri adalah diri. Tak bisa saya lepaskan satu dari yang lain. Dan Jogja memang tak pernah membiarkan saya lepas [...]
Ganzen Post lesen »