Veröffentlicht in Personal am August 31, 2006 | 2 Kommentare »
Saat itu hujan, dingin di luar. Masih bisa kutahan gigilnya. Hari belum tinggi. Perjalanan panjang yang kutempuh sampai pada tujuannya. Aku melangkah masuk. Ada rasa nyaman yang menyambutku. Rumah. Ini yang akan menjadi rumahku untuk malam itu, esok, lusa, minggu depan, bulan depan dan tahun-tahun ke depan. Tak besar, tapi nyaman. Aku langsung suka. Di [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Alltag, Freunde, Personal am August 28, 2006 | 6 Kommentare »
Tak perlu tiga, satu saja cukup. Di dalamnya ada longing, breathing dan remembering. Lebih mungkin. Ditambah rasa-rasa yang lain. Saya memang sedang bermelankoli. Seperti biasa, saya memang posesif. Saya tidak suka keterpisahan. Juga dengan kamar ini. Juga dengan kota ini. Juga dengan orang-orangnya. Juga dengan hidup di dalamnya. Saya tahu, sudah begitu aturannya. Toh pada [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Personal, Reise am August 27, 2006 | 3 Kommentare »
Perjalanan akhir pekan yang melelahkan fisik tapi menguatkan psikis. Ada kedekatan yang aneh antara saya dan daerah Rheinland. Saya suka Rhein. Rheinstrasse entlang selalu menarik-narik saya untuk melewati dan menatap lekat tak mau lepas mulai dari Mainz lewat Koblenz lalu ke Bonn dan akhirnya berhenti di Köln. Ke atas sedikit sampai ke Düsseldorf. Atau sebaliknya, [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Alltag, Opini, Personal am August 23, 2006 | Keine Kommentare »
Namanya Sonja dan Shanti Sungkono, kembar yang besar di Jakarta dan belajar piano dari ibunya serta dari beberapa orang guru privat. Tahun 1994 kuliah di Hochschüle der Künste (Sekolah Tinggi Seni) Berlin dan mengambil jurusan pedagogi musik dengan pengutamaan piano pada Prof. Sorin Enachescu. Tahun 1996 membentuk duo piano Sungkono. Tahun 1997 ikut serta dalam [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Uncategorized am August 21, 2006 | Keine Kommentare »
Dingin-dingin begini memang enaknya minum teh hangat dengan ritual biasa: diusap dulu pinggiran cangkirnya, dirasakan hangatnya, dihirup wanginya, diseruput pelahan, lalu rasakan hangat yang menyelusup pelahan ke seluruh tubuh. Jadi hari ini, setelah menyelesaikan urusan ini itu dan memulai hidup dari jam 8 pagi (terlalu pagi sebenarnya untuk saya yang sudah setengah tahun ini terbiasa [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Alltag, Personal am August 17, 2006 | 2 Kommentare »
*)
Sudi tetap berusaha/ Jujur dan ikhlas/ Tak usah banyak bicara /Trus kerja keras/ Hati teguh dan lurus/ Pikir tetap jernih/ Bertingkah laku halus/ Hai, putra negeri/ Bertingkah laku halus/ Hai, putra negeri *)
Selamat Ulang Tahun, Indonesia !
Bayreuth, 17 Agustus 2006
*) Gambar diambil pada 17 Agustus 2005 di Luitpoldplatz, Bayreuth, saat Wagner Festspiele. Bukan [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Alltag, Personal, Reise am August 14, 2006 | Keine Kommentare »
Jadi, akhir pekan kemarin kami membicarakan Pakistan: Aïsha, orang tuanya –Eleonore dan Werner-, dan saya. Tahu-tahu saja tema itu muncul dalam pembicaraan setelah makan malam. Awalnya karena Aïsha sedang bekerja di Pameran Kebudayaan India di Frankfurt dan mendapat tugas menerjemahkan teks tentang arsitektur Moghul.
Pembicaraan jadi meluas ke negara tetangganya India: Pakistan (Urdu: پاکستان ). [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Personal am August 8, 2006 | Keine Kommentare »
An erster Stelle danke ich Allah des Allerbarmers, des Barmherzigen, denn alles Lob gebührt Allah, dem Herrn der Welten. Ohne Ihn wird alles nicht erschafft und nicht verwirklicht. An Ihn widme ich all meine ganzen Tat und Leben.
Tempat pertama tentulah untuk Allah Sang Maha Pengasih dan Penyayang, karena segala puji memang hanya untuk-Nya. Tuhan Penguasa [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Uncategorized am August 7, 2006 | 2 Kommentare »
Menangis (karena) Wagner? Duh, segitunya. Ada apa dengan musik Wagner sampai bisa membuat saya menangis? Sebelumnya, harus diluruskan dulu. Saya bukan menangis karena Wagner, tapi menangis dengan diiringi musik Wagner (ini lagi!). Tepatnya diiringi Parsifal: Vorspiel zum 1. Akt yang mengalir tenang lambat kemudian naik pelahan dengan damai, tapi saat itu ternyata cukup menyayat hati [...]
Ganzen Post lesen »
Veröffentlicht in Alltag, Deutsch, Personal am August 4, 2006 | Keine Kommentare »
1. Durch welche Handlungen zeigen die Personen, die sich beraten lassen möchten, ihre Wissensasymmetrie?
2. Welche zentralen Bereiche sind von Wissensasymmetrie betroffen, vor allem dann, wenn es sich um eine interkulturelle Kommunikation handelt?
3. Welche Bereiche der nonverbalen Kommunikation werden in den neueren Lehrwerken Deutsch als Fremdsprache bevorzugt und welche Lernziele/-bereiche werden durch die Aufgabenstellung verfolgt?
4. Wie [...]
Ganzen Post lesen »